Tentang SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya
SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA
SMA SWASTA GKPS 1 PAMATANG RAYA
SMA BERSUBSIDI GKPS 1 Pamatang Raya berdiri sejak Tahun 1960, ( bertempat di SMP Swasta GKPS 1 Pamatang Raya sekarang ), kemudian pada tahun 1964 SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya pindah ke Sondi Raya, yang mana tanah lokasi yang ada di Sondi Raya disumbangkan (DIHIBAHKAN) masyarakat Sondi Raya seluas lebih kurang 100.000 m2
Siswa angkatan pertama SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya Bersubsidi pada tahun 1960 berjumlah 19 orang, perempuan 8 orang dan laki – laki 11 orang yang mana pada saat itu kepala sekolah Bapak Drs. Jutam Purba ( Alm ). Beliau mempimpin SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya selama 7 ( tujuh ) tahun dari 1960 s/d 1966. Selama 7 tahun Beliau menamatkan siswa- siswi sebanyak 362 orang .
Pada tahun 1967 kepemimpinan Drs. Jutam Purba berakhir , digantikan oleh Bapak Drs.Ruben Saragih ( Alm ) . Beliau kepala sekolah SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya Bersubsidi selama 27 tahun ( 1967 s/d 1994 ), selama kepemimpinan beliau SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya Bersubsidi terus mengalami perkembangan, baik dibidang kualitas dan kuantitas,dan pada tahun 1993 sekolah ini memperoleh Akreditasi nilai A sehingga status sekolah berobah menjadi status disamakan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Sekolah Swasta, menjadi SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya Bersubsidi, bahkan pada tahun 1987/1988 jumlah siswa mencapai 923 orang yang terdiri dari : Kelas I : 288 orang, dan Kelas II : 374 orang serta Kelas III : 261 orang. Pembangunan sarana dan prasarana berkembang pesat. Selama 27 tahun beliau menammatkan siswa – siswi sebanyak 5.595 orang. Tahun 1994 Bapak Drs.Ruben Saragih memasuki masa pensiunan PNS , dan digantikan oleh Bapak Drs. Baris Saragih, sehingga terhitung mulai dari tahun 1994 s/d 2003 SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya Bersubsidi dipimpin oleh Bapak Drs. Baris Saragih . Masa kepemimpinannya selama 9 tahun. Berdirinya SMA Negeri 1 Raya membuat persaingan yang tidak terelakkan, orangtua murid lebih berambisi menyekolahkan anaknya ke status negeri karena biaya pendidikannya relatif lebih murah karena ekonomi orang tua siswa kebanyakan golongan ekonomi lemah, sehingga grafik jumlah siswa SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya Bersubsidi naik turun.(Bapak Drs.Ruben Saragih pernah menolak berdirinya sekolah SMA Negeri di Pematang Raya). Hal inilah tantangan yang dihadapi para kepala - kepala sekolah selanjutnya karena SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya Bersubsidi tidak mampu bersaing didukung kurangnya dana di pendidikan SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya Bersubsidi
Pada tahun 2003 Bapak Drs. Baris Saragih memasuki masa pensiunan dan digantikan oleh Bapak Anton Sinaga, S.Pd terhitung 2003 s/d ( 2010 – 2011 ). Padata tahun 2011 bulan Agustus keadaaan jumlah siswa sangat menurun drastis hingga mencapai jumlah seluruhnya mulai dari kelas 1, 2 dan 3 sebanyak 186 orang. Bulan September 2011 Bapak Anton Sinaga,S.Pd tidak lagi menjabat sebagai Kepala Sekolah, digantikan oleh Bapak Jintan Saragih,S.Pd yang di SK-kan oleh Yayasan Pendidikan GKPS tertanggal 19 September 2011 beliau memimpin SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya selama 7 (tujuh) tahun ( 2011-2012 s.d. 2017-2018),selama kepemimpinan beliau grafik jumlah siswa semakin meningkat setiap tahunnya hingga diakhir jabatan beliau sebagai kepala sekolah pada tahun 2018 jumlah siswa mencapai 674 orang.Bulan Oktober 2018 Bapak Jintan Saragih,S.Pd mengakhiri Jabatanya sebagai kepala sekolah dan digantikan oleh Bapak Drs.Sardiaman Sinurat, M.Pd Terhitung Mulai 1 Oktober 2018 dengan hasil seleksi yang ketat yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan GKPS. Saat ini tugas yang berat bagi Kepala Sekolah untuk mempertahankan dan mengembangkan sekolah ini dalam lima tahun ke depan. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekolah (PNS DPK) di SMK Swasta GKPS 1 Raya selama 16 tahun (2002-2018). Terbukti hasil kerja keras dan Manajemen Kepemimpinan membuat sekolah ini semakin berkembang dan maju baik dibidang kuantitas maupun kualitas. Bidang kualitas jumlah siswa tahun ajaran 2018-2019 sebanyak 690 orang dan tahun ajaran 2019-2020 sebanyak 703, dan dibidang Kuantitas Out Put sekolah; Tahun ajaran 2018-2019 yang masuk Perguruan Tinggi Negeri jalur SNMPTN 2019 (Jalur Undangan) sebanyak 18 orang (terlampir di profil sekolah), dan Jalur SBMPTN sebanyak 32 orang serta masuk UPH (Universitas Pelita Harapan) jalur beasiswa penuh 100% sebanyak 2 orang. Dan Tahun Ajaran 2019-2020 yang masuk Perguruan Tinggi Negeri jalur SNMPTN (Jalur Undangan) sebanyak 37 orang (terlampir di profil sekolah) naik 100 % dari tahun yang lalu,(SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya Ranking 3 terbanyak masuk PTN se-Cabdis Siantar Simalungun Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara) sementara jalur SBMPTN masih dalam proses untuk tahun 2020 saat ini. Sebagai tantangan nyata yang tidak terelakkan saat ini berkembang pesatnya IPTEK dalam menyempurnakan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) setiap harinya, membuat Kepala Sekolah dan Stakeholder tertantang untuk tetap bekerjasama penuh dalam membenahi sekolah baik penataan penampilan sekolah yang mencerminkan green school sehingga proses pembelajaran menjadi lebih ASRI (aman, sejuk, rindang dan indah) sesuai kebutuhan warga sekolah.
Demikian sejarah singkat berdirinya serta perkembangan sekolah SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya.
Pamatang Raya, April 2020
Kepala SMA Swasta GKPS 1 Pamatang Raya
Drs. Sardiaman Sinurat,M.Pd
NIP. 196304181990031004